Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Contoh Investasi Jangka Pendek Paling Menguntungkan Untuk Pemula

 Seperti kita ketahui bersama, investasi di kelompokan menjadi 2 macam, yakni investasi jangka pendek dan ivestasi jangka panjang. dimana invesatasi jangka pendek biasanya diperuntukan untuk memperoleh keuntungan sebagai pasif income, sedangkan investasi jangka panjang di peruntukan sebagai simpanan ataupun aset jangka panjang.

Tapi tahukan sahabat contoh investasi jangka pendek paling menguntungkan? saya yakin pasti masih banyak yang belum tahu. Untuk itulah pada kesempatan kali ini saya akan coba membahas tentang contoh investasi jangka pendek yang paling menguntungkan untuk pemula sekalipun.

Siapa tahu, bisa membuat kita semua yang membaca artikel ini jadi melek investasi dan lebih sadar akan pentingnya mengelola keuangan.

Contoh Investasi Jangka Pendek Paling Menguntungkan

contoh investasi jangka pendek

1. Investasi Saham

Ini adalah contoh investasi jangka pendek paling menguntungkan menurat saya pribadi. Kenapa? karena keuntungan cukup besar, jika sahabat bisa memilih saham-saham perusahaan dengan kinerja yang cukup baik.

Apalagi saat ini, untuk membeli saham sangat mudah, karena tidak perlu datang langsung ke bursa efek jakarta, melainkan bisa melalui aplikasi saham milik perusahaan- perusahaan securitas yang sudah memiliki izin sebagai penyalur, para investor yang ingin membeli saham- saham perusahaan Tbk, yang sudah terdaftar di bura efek.

Perlu sahabat ketahui juga, saham-saham yang ditawarkan termasuk saham-saham milik perusahaan besar lho. Seperti Saham unilever, saham bank bca, saham indofood dan masih banyak perusahaan bagus lainnya. Jadi sahabat gak perlu khawatir akan keamanan dalam membeli saham ini.

Dengan catatan tentu sahabat harus belajar dan bertanya dengan orang yang tepat sebelum memutuskan untuk berinvestasi saham

2. Investasi Reksadana

Serupa tapi tak sama. Reksadana juga salah satu contoh investasi jangka pendek yang paling menguntungkan layaknya saham. Karena terbukti memberikan penghasilan yang cukup banyak dalam waktu yang relatif singkat.

Sistem pengelolaan reksadanapun mirip dengan saham, hanya saja disini kita tidak membeli saham suatu perusahaan, melainkan kita menginvestasikan sejumlah uang kita kepada manajer investasi ( yang berbentuk badan usaha / Perusahaan). Nah nanti merekalah yang akan mengatur uang kita tersebut akan di investasikan kemana, dengan keuntungan yang sudah disepakati lebih dahulu.

Artinya, disini sahabat tidak terlibat langsung dengan pengelolaan keuangan, tinggal invest, duduk, dan tunggu hasil. Namun demikian tentu sahabat harus jeli dalam memilih menejer investasi reksadana yang sudah terpercaya dan memiliki track record yang bagus.

3. Deposito Di Bank

Deposito di bank juga termasuk investasi jangka pendek lho sahabat. Karena saat ini ada berbagai pilihan jangka waktu pada saat sahabat mendopositokan uang sahabat. Yakni 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan dan satu tahun.

Sangat cocok buat sahabat yang tidak ingin pusing namun tetap ingin punya investasi, maka sahabat bisa pilih depositio ini. Namun sayangnya, untuk melakukan deposito di bank ini sahabat harus menyiapkan uang yang cukup besar, karena minimal saldo yang bisa didepositokan adalah Rp.10.000.000.

Selain itu keuntungan yang ditawarkan juga relatif kecil karena hanya sekitar 2% s/d 5% saja. Tapi lumanyan juga lah, sebagai sarana untuk mengelola keuangan.

4. Surat Utang Negara

Surat utang negara merupakan surat berharga yang diterbitkan oleh pemerintah sesuai dengan undang-undang yang berlaku yang terdiri dari 2 bagian yakni Surat pembendaharaan negara (SPN) dan Obligasi Negara. Yang biasanya di peruntukan untuk menutup defisit anggaran APBN.

SPN ini juga merupakan surat pengakuan utang yang dijamin pembayarannya oleh negara sesuai masa berlakunya dan diterbitkan langsung oleh kementrian keuangan.

Jadi, jika sahabat berinvestasi di surat utang negara ini maka sahabat juga ikut berkontribusi dalam pembangunan negara, bukan semata mata investasi aja lho.

5. Investasi Langsung Kepelaku Usaha

Selain melalui perusahaan ataupun pihak ketiga, sebenarnya investasi jangka pendek yang paling menguntungkan adalah investasi langsung ke pelaku usaha yang membutuhkan modal tambahan untuk mengembangkan usaha mereka.

Terutama jika sahabat memiliki banyak teman yang punya usaha sendiri, tanyakan pada mereka apakah mereka memerlukan modal dan menerima investasi, dan berapa keuntungan yang mereka tawarkan.

Jika sahabat rajin, saya yakin sahabat bisa mendapatkan rekan yang mau menerima investasi sahabat, karena sebenarnya mereka juga membutuhkan hal tersebut.

Demikianlah beberapa contoh investasi jangka pendek yang bisa sahabat coba, semoga bermanfaat.