Home » » Panduan Lengkap Memulai Usaha Belut Agar Sukses

Panduan Lengkap Memulai Usaha Belut Agar Sukses

contoh iklan

Belut termasuk dalam binatang air dan termasuk dalam jenis ikan, namun secara keseluruhan belut memang berbeda dari jenis-jenis ikan lainnya. 

Selain karena bentuk tubuhnya yang lonjong memanjang, belut juga memiliki insang yang membuatnya dapat bernafas di dalam kubangan lumpur sekalipun.

Rasanya yang enak dan kandungan gizi yang dimiliki belut, membuat semakin banyak masyarakat tertarik untuk mengkonsumsinya. 

Dan semakin tinggi permintaan pasar akan belut, semakin lebar pula peluang usaha belut yang dapat digeluti. 

cara-sukses-bisnis-belut-jpg


Bagi anda yang berminat untuk terjun dalam usaha belut ini, berikut  ini DutaManis.com ingin berbagi  panduan lengkap yang dapat anda jadikan referensi untuk mulai menekuni bisnis ini.

6 Langkah Mudah Untuk Memulai Usaha Belut


1. Pemilihan Bibit

Ada 2 cara dalam pemilihan bibit belut ini, yang pertama adalah dengan membeli bibitnya dari penangkaran atau dengan cara menangkap belut liar di sawah maupun rawa-rawa. 

Masing-masing pilihan memiliki keunggulan tersendiri. Bibit dari tempat penangkaran memiliki keunggulan dari segi ukuran dan pertumbuhan yang dapat seragam sehingga memudahkan untuk memantau perkembangan mereka. 

Selain itu juga anda dapat sekaligus mendapatkan bibit dalam jumlah yang banyak. Sedangkan kekurangannya adalah harga jual rendah dan rasanya yang kurang enak.

Untuk pilihan lainnya adalah mencari bibit di alam. Keunggulannya adalah rasa yang lebih enak dan tentu saja membuat harganya sedikit lebih mahal. Namun sayangnya bibit yang didapat dengan cara ini agak sedikit sulit untuk di pantau perkembangannya karena anda akan mendapatkan ukuran bibit yang tidak sama setiap kalinya.


2.  Persiapan Kolam Budidaya

Setelah anda menentukan bibit apa yang akan anda gunakan, selanjutnya adalah mempersiapkan kolam untuk tempat budidaya belut anda tersebut. 

Kolamnya pun memiliki 2 jenis yaitu permanen dan semi permanen. Kolam yang sering digunakan oleh pemilik usaha belut yang telah besar adalah kolam dari tanah, sawah maupun kolam yang terbuat dari tembok.

Kolam yang dibuat dari tembok adalah kolam yang paling disarankan karena kolam ini tahan lama bahkan hingga 7-8 tahun lamanya. Namun kembali lagi awet tidaknya tergantung dari bahan yang digunakan untuk membangun tembok tersebut.


3. Media Tumbuh Di Dalam Kolam

Seperti halnya ikan yang ada di akuarium, belut pun juga suka jika kolam tempat mereka mengandung lumpur. 

Lumpur berfungsi sangat banyak bagi belut, dapat berfungsi sebagai tempat berlindung dari pemangsa maupun sebagai tempat menaruh mangsanya untuk kemudian di makan setelah mangsa tersebut telah mati.

Beberapa pembudidaya menggunakan media tumbuh di dalam kolam seperti campuran lumpur sawah, pupuk kandang, jerami padi, pelepah pisang, tanaman air. 

Namun komposisi tersebut tidak paten, artinya anda bebas menggunakan hal-hal yang mudah anda temui disekitar anda sebagai komposisi media tumbuh di kolam anda.


4. Penebaran Bibit

Bibit yang sudah siap ditebar adalah bibit yang berukuran 10-12 cm dan berkisar antara 50-100 ekor/m2. 

Waktu penebaran yang paling bagus adalah saat pagi hari maupun sore hari, namun banyak pendapat yang mengatakan bahwa sore hari adalah waktu terbaik.

Untuk bibit yang didapat dari alam, maka anda perlu untuk memisahkan bibit-bibit ini dalam kolam berair bersih terlebih dahulu, kira-kira selama 1-2 hari.


5.  Pemberian Pakan

Walaupun tubuhnya terlihat kecil, namun belut dapat mengkonsumsi banyak makanan. 

Dan yang lebih beresiko lagi adalah jika anda membiarkan belut-belut anda untuk kelaparan maka mereka akan memakan satu sama lain. 

Maka dari itu pengaturan waktu pemberian makan yang tepat sangat penting dalam pertumbuhan belut. 

Idealnya belut membutuhkan makanan 10-20% dari total berat tubuhnya.


6 Masa Panen

Setelah sekian lama membudidayakan belut tersebut, akhirnya tibalah masa panen. 

Tidak ada aturan pasti untuk ukuran maupun usia belut yang boleh dipanen, bahkan ada orang yang lebih suka mengkonsumsi belut yang masih kecil. 

Namun untuk kebutuhan exsport maka dibutuhkan belut dengan ukuran yang besar.

Demikianlah langkah-langkah penting dalam usaha belut, semoga dapat membantu sobat DutaManis.com yang ingin terjun ke dalam dunia usaha ini. 

Salam hangat untuk anda semua. Jangan menyerah dalam membangun usaha anda, kesabaran dan ulet akan menolong usaha anda berkembang semakin maju.


contoh iklan

0 comments:

Post a Comment