Home » » 9 Cara Jitu Mengatur Keuangan Usaha Kecil

9 Cara Jitu Mengatur Keuangan Usaha Kecil

contoh iklan

cara-mengatur-keuangan-yang-benar-untuk-usaha-kecil-jpg

Mayoritas para enterpreneur atau pengusaha akan lebih tertarik memikirkan ide-ide kreatif dalam mengembangkan usahanya daripada memikirkan tentang manajemen keuangan. 

Banyak yang berfikir bahwa manajemen keuangan akan berjalan dengan sendirinya. Dan yang menjadi patokan keuangan hanya untung rugi saja.

Persepsi itu tidak sepenuhnya benar untuk para pelaku usaha, terutama untuk manajemen usaha  yang berskala kecil, karena pada usaha jenis ini, agar bisa bertahan dan berkembang harus cermat dalam mengelola keuangan

Jadi ilmu tentang cara mengatur keuangan usaha, harus di kuasai dengan sempurna oleh para pelaku usaha tanpa terkecuali.

Jika pengusaha hanya fokus dari banyaknya job atau orderan yang masuk, tapi tidak menekan biaya yang keluar, maka sangat mungkin usaha tersebut mengalami kerugian. 

Karena keberhasilan suatu usaha, tidak dilihat dari banyaknya pesanan atau orderan yang kita terima, atau banyaknya barang yang telah berhasil kita jual. 

Tetapi harus dilihat dari arus keuangan kita. Antara arus keuangan yang masuk dan keuangan yang keluar bagaimana perbandingannya.

Dan hal tersebut akan bisa kita lihat, bila kita mengatur keuangan usaha dengan  benar dan cermat. Bagaimana caranya kita memperbanyak arus keuangan yang masuk, dan meminimalisir arus yang keluar.

Cara mengatur keuangan usaha, memang susah-susah mudah, apalagi buat kita yang tidak ada latar belakang pendidikan ekonomi,  baik itu ilmu manageman atau akuntansi.

Oleh karenanya sangat di sarankan, jika usaha sudah kian berkembang, untuk mencari pegawai khusus yang menangani keuangan tersebut. Yang idealnya, tentu harus di isi oleh tenaga yang berpengalaman di bidangnya.

Nah, untuk menambah wawasan Anda, berikut ini DutaManis.com ingin berbagi ulasan mengenai cara jitu mengatur keuangan usaha kecil, siapa tahu tips di bawah ini berguna buat sobat DutaManis.

Cara Mengatur Keuangan Usaha Kecil yang Benar

1. Memisahkan antara uang pribadi dan usaha.

Mencampur uang pribadi dan usaha merupakan kesalahan umum yang dilakukan para pemilik usaha UKM. Banyak yang berpikir karena usaha yang dijalankan masih berskala kecil, tentunya tidak akan menjadi masalah untuk mencampur uang.

Hal tersebut merupakan persepsi yang kurang tepat, karena Anda tidak dapat membedakan pengeluaran yang bersifat pribadi dan usaha. 

Dan akhirnya yang terjadi saldo usaha Anda akan sering terpakai untuk keperluan pribadi dan habis.

Pisahkan uang secara fisik. Apabila perlu bukalah rekening khusus untuk menyimpan uang hasil usaha agar tidak tercampur dengan uang pribadi. Cermat dalam membedakan kebutuhan.

2Rencanakan penggunaan uang.

Pada saat Anda memiliki modal lebih, rencanakan penggunaan modal sebaik mungkin. Meskipun saldo kas lebih, hindari pengeluaran yang tidak terlalu dibutuhkan. 

Tanpa perencanaan yang matang, akan mengakibatkan pembengkakan dalam pembelanjaan. Dan tentu saja sangat merugikan bagi kondisi keuangan usaha.

Susun rencana pembelanjaan sesuai dengan pendapatan dan pengeluaran kas. Lakukan analisa “untung rugi” untuk meyakinkan bahwa penggunaan uang tidak akan sia-sia dan memberikan dampak yang menguntungkan bagi usaha Anda.

3.   Membuat buku catatan keuangan

Pengelolaan bisnis tidak dapat dilakukan melalui ingatan saja. Harus ada catatan terperinci. Minimal gunakan catatan buku catatan kas keluar dan masuk. 

Lakukan pencocokan setiap hari antara uang dan catatan saldo akhir. Hal ini berguna untuk mengontrol keuangan dan memastikan kondisi keuangan Anda stabil.

Tingkatkan kemampuan Anda untuk mencatat saldo pemasukan dan biaya. Lakukan juga pencatatan saldo hutang-piutang dan aset yang Anda milik pada usaha tersebut. 

Jika mampu, gunakan sistem komputer untuk memudahkan proses pencatatan. Dan alangkah lebih baik lagi jika Anda bisa menerapkan sistem akuntansi yang memadai.

4.  Menghitung keuntungan dengan tepat

Bagian terpenting dalam menghitung keuntungan adalah menghitung biaya-biaya.  Maka dari itu melakukan proses perhitungan keuangan sangat penting bagi keuangan usaha.

Sebagian besar perhitungan biaya dapat diketahui dengan mudah karena menggunakan uang tunai. Jika perhitungan biaya sudah tepat, singkronkan dengan pendapatan.

Dari situ akan terlihat berapa besar keuntungan usah. Sesuai targetkan anda. Apabila belum memenuhi target maka terjadi pembengkakan pengeluaran. 

Periksa kembali dan mulailah mengurangi biaya yang tidak terlalu berdampak untuk kemajuan usaha.

5.  Memutar arus kas lebih cepat.

Manajemen keuangan tidak terpusat pada perhitungan keuntungan saja. Perhitungan terhadap hutang piutang serta persediaan bahan juga merupakan  bagian dari manajemen keuangan. 

Perhitungan – perhitungan tersebut sangat berpengaruh pada laju perputaran arus kas. Terutama pada persediaan bahan.

Agar perputaran kas lebih cepat, sesuaikan pembelian bahan dengan penjualan. Penekanan terhadap bahan sedemikian rupa harus dilakukan.

Hindari untuk melakukan penumpukan bahan karena hanya akan mengakibatkan perputaran kas melambat.

6 Mengontrol aset yang dimiliki.

Mengontrol segala  aset yang dimiliki sangatlah perlu dilakukan. Pengecekkan kondisi bahan pada gudang harus dilakukan agar kita dapat mengetahui keadaan dari bahan tersebut. 

Selain itu pengecekkan kondisi peralatan juga perlu dilakukan secara berkala. Agar kita mengetahui kondisi, sehingga kita dapat melakukan perencanaan dengan baik untuk penggantian peralatan.

Perencanaan tersebut dilakukan agar pengeluaran biaya peralatan tidak membengkak.

7.Mengontrol  piutang klien dan status hutang

Penetapan kebijakan kredit yang efektif terhadap klien merupakan salah satu bagian terpenting dari penetapan kas. 

Para pelaku usaha harus memiliki strategi tersendiri agar dapat mendorong klien untuk membayar dengan cepat. Karena apabila kredit tersebut macet akan berimbas pada perputaran kas.

Setelah melakukan pengecekan terhadap piutang klien, pengecekan terhadap hutang usaha kita sendiri juga penting. Lakukan pengecekkan secara rutin. Mengecek jadwal pembayaran agar tidak melebihi tempo. 

8. Menekan biaya operasional

Meminimalisir penggunaan biaya operasional dapat dilakukan dengan menekan biaya tersebut melalui cara:

·         Penghitungan SOP bahan secara terperinci.

·         Melakukan perbandingan harga bahan dengan kualitas yang sama.

·         Melakukan penghitungan Harga Pokok Produksi (HPP) secara tepat agar dapat menentukan harga jual.

·         Menjalankan sendiri usaha di tahap awal, apabila mengunakan pegawai harus melakukan perhitungan gaji yang tepat.

 9Menyisihkan keuntungan untuk pengembangan usaha.

Sebagai pemilik usaha memang kita memiliki hak penuh terhadap keuntungan usaha. Namun apabila usaha Anda masih dalam tahap pengembangan ada baiknya untuk menahan diri menggunakan keuntungan.

Paling tidak usahakan keuntungan tersebut dapat digunakan untuk mengembalikan modal awal yang digunakan. Setelah itu sisihkan minimal 25% dari sisa keuntungan untung pengembangan usaha.

Memprioritaskan terlebih dahulu pengembangan usaha daripada menikmati hasil keuntungan saat ini akan lebih efektif bagi pengembangan itu sendiri. Tentu saja pengembangan memerlukan biaya yang bertambah.

Namun pengembangan juga butuh rencana yang matang. Tidak dengan begitu saja menambah jumlah produksi. Pertimbangan antara keuntungan dan kerugian juga harus dipikirkan. 

Jangan sampai akibat pengembangan yang tidak terarah bisnis Anda malah akan mengalami kebangkrutan.


Membiasakan diri untuk disiplin terhadap keuangan usaha juga merupakan kunci dari menjaga konsistensi usaha sobat DutaManis.com.

Akan sangat disayangkan apabila usaha berjalan dengan baik namun dari sisi finansial berantakan dan tentunya akan mengakibatkan usaha terhenti beroprasional ditengah jalan.


Semoga 9 cara mengatur keuangan usaha diatas bermanfaat dan dapat sobat terapkan untuk membantu bisnis Anda. Sehingga kedepan usaha anda dapat berjalan dengan baik dan lebih berkembang lagi. 

Salam hangat dari kami DutaManis.com, jangan menyerah dalam menjalankan bisnis anda. ulet dan tekun serta disiplin akan membantu usaha anda berkembang terus. Sukses bagi bisnis anda.

baca juga :

6 Pilihan Waralaba Paling Menguntungkan


contoh iklan

0 comments:

Post a Comment